Start Up (3)

By hasim.id - 22:35



*Konsep Aplikasi Galau

Ahmad pun mendapatkan titik terang atas pencariannya untuk jabatan ahli IT. Aku pun mendapatkan kabar, ada orang IT di Yogyakarta.

Ahmad pun segera bergegas untuk mencari ahli IT ini.

Beberapa saat kemudian, Ahmad dan Alam mulai berselancar di media sosial untuk mendapatkan ahli IT ini.

Mereka pun segera mengontaknya untuk bisa bergabung dalam tim ini.

“Halo, dengan Agus?” kata Ahmad dari sambungan telpon.

“Iya benar, dengan siapa ini,” jawab Agus.

Singkat cerita, Ahmad menceritakan tentang tawarannya untuk mengajak membuat start up kepada Agus.

“Ow, itu bagus tapi sudah banyak aplikasi mencari lowongan kerja,” kata Agus.

Selain itu, Agus mengatakan, memang perlu banyak item supaya bisa membuat aplikasi itu. Harus kerja sama dengan penyedian kerja dan berbagai jenis perusahaan.

Intinya, cara kerjanya rumit dan membutuhkan waktu lama.

Agus meminta Ahmad untuk memikirkan konsep aplikasi yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Selain itu, aplikasi itu juga bisa mendapatkan sokongan dana dari Venture Capital (baca: pemodal perusahaan start up).

Sehingga, orang harus butuh dengan aplikasi ini.

“Jika itu aplikasi pencari kerja maka setiap perusahaan juga mempunyai cara untuk menyampaikan langsung kepada masyarakat melalui website sendiri. Pasti mereka lebih percaya,” katanya.

Menurutnya dalam membangun start up maka mesti membuat brand kuat yang cepat berkembang. Selain itu, perlu ada idealisme dan nilai dari start up itu.

Diskusi itu, membuat Ahmad merevisi beberapa visi start up ini.

Ahmad pun membatin melakukan pemikiran mendalam untuk membuat start up.

Sergey Brin dan Larry Page membuat mesin pencari, Google untuk membantu mencari kata kunci dari setiap pencarian. Sehingga, Google akan menghubungkan kata kunci yang Anda cari untuk muncul di desktop.

Google akan merangking kata kunci sesuai dengan urutan kejadian dan tempat.

Sehingga, semua orang-orang akan menggunakan aplikasi ini.

Aku pun memikirkan, mengapa orang berselancar di internet? Mereka bekerja untuk kepentingan informasi, usaha, pendidikan dan hiburan.

Tapi, paling banyak orang berselancar di internet untuk mencari hiburan.

Google menyiapkan hiburan melalui audio visual, Youtube.

Nah, aplikasi Ahmad ini mau bergerak di bidang apa?

Nampaknya, ke depan manusia semakin malas sehingga mereka butuh aplikasi untuk menutupi pekerjaanya. Ini harus Ahmad pikirkan kembali konsep aplikasinya.(*)


Like dan Subscribe my Youtube: 

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Mari berkomentar dengan santun dan bertanggung jawab!