Rayakan HUT ke 29 Sembari Camp di Desa Lembanna Gowa

By Hasim Arfah - 20:20

HUTAN PINUS. Suasana Hutan Pinus di Desa Lembanna, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (1/1/2019). 

BADAN terasa ringan. Nafas plong. Anda bisa bernafas sedalam mungkin.

Anda bisa menarik nafas sekuat mungkin di kaki gunung Bawakaraeng, Desa Lembanna, Kabupaten Gowa.

Yah! Udara oksigen sangat murni. Saking murninya Anda bisa melihat karbondioksida ini keluar masuk kala Anda bernafas.

"Aku bebas dan merasa terbang," kataku saat menginjakkan kaki di Desa Lembanna.

Lembanna memang menjadi lokasi camp untuk para pemuda pecinta alam. 


Peta ke Desa Lembanna:




Suasananya sangat alami dengan deretan pohon Pinus.

Kabut tebal hanya memberikan kita jarak panjang sekitar 20 meter.

Aku mengambil momentum untuk akhir pekan, ulang tahun ke 29 dan berakhir tahun di Desa Lembanna, Senin (31/12/2018). 


BACA JUGA: 


ENJOY MALINO




Ini pertama kalinya Aku merayakan ulang tahun di ketinggian selama ini.

Tak ada bakar lilin, hanya ada bakar api unggun.

Tak ada kue manis, hanya ada tumis kangkung, ayam goreng dan nasi panas.

Ulang tahun terasa nikmat kala masyarakat Makassar merayakan dengan kembang api.

Suara kembang api di Makassar terlihat seperti kerlap kerlip lampu. Sesekali suaranya terdengar hingga Lembanna, bak guntur.

Jangan tanya suhu di Lembanna, suhu terendah di malam hari mencapai 11 derajat Celcius.

Suhu ini menembus hingga tulang belakang meskipun sudah berlapis sleeping bag, jaket anti badai Eiger, baju lapangan dan baju dalam.

Bahkan, temanku tak bisa tidur. Aku juga beberapa kali terbangun karena dingin.

Tak ada hujan tapi tenda basa gegara embun.

Sehabis bangun paling nikmat bercengkrama sesama pengunjung Lembanna sembari menikmati kopi hitam dan bakwan. 


PENGUNJUNG. Para pecinta alam sedang berkemah di Desa Lembanna,Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin-Selasa (31/12/2018-1/1/2019).
Bakwannya terasa hangat sehabis turun dari penggorengan. 

Anda langsung bisa menyantapnya karena suhu berada di angka 15 derajat Celcius, 1 derajat lebih rendah dibanding Air Conditioner (AC) 1 PK. 

Bayangkan saja gimana dinginnya! 

Jam 12 siang di Lembanna, terasa masih pagi karena matahari tak terlihat gegara kabut tebal. 

Beberapa teman pun mulai memasak untuk kami makan sebelum balik ke Makassar. 


Teman-teman butuh memasak sekitar 3 jam hanya untuk menghasilkan nasi goreng dan sisa ayam.

Beberapa kali mereka kahabisan gas.

Tapi, akhirnya kami bisa makan sebelum pulang ke Makassar.

Hikmah berkemah adalah harus siapkan semua peralatan dan pakaian melekat di badan, ransum, alat masak dan jangan lupa P3K. 

TEMAN CAMP. Sesi foto-foto baremg teman camp di Desa Lembanna, Gowa, Selasa (1/1/2019). 


Minyak kayu putih dan minyak kapak paling penting Anda bawa saat suhu menurun drastis.

Jangan lupa juga untuk mempersiapkan kendaraan prima untuk mendaki.(*)



JANGAN LUPA SUBCRIBER MY CHANNEL


JANGAN LUPA FOLLOW MY INSTAGRAM

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Kategori

Sahabat

Contact Us