Me. Arka. Alisha (1)

By Hasim Arfah - 23:30


Aku dan Alisha Putri 


*Arka Mulai Aktif, Icha Rewel

AKU cukup bahagia setelah dua anakku, Arka (2 tahun) dan Icha (6 bulan) mulai tumbuh.

Arka sangat aktif. Suka mengikuti perilaku orang.

Selain itu, dia mulai mengucapkan sebuah perkataan. Beberapa jelas katanya, beberapa kata juga belum sempurna.

Tapi, gerakannya tak terkira. Ia melompat, berlari dan meninju.

Yuyu, ibunya, sempat stres melihat tingkah laku putra sulungnya itu.

Aku pun hanya melihatnya berlari, melompat dan meninju. Tanpa teguran dan dalam hati aku merenung,”
kalau kau besar akan jadi apa yah? Apakah jadi jadi jurnalis dan penulis seperti ayahmu atau menjadi olahragawan karena kamu suka melompat dan berlari.

Mungkin kamu akan jadi seorang atlet lompat jauh, atau atlet lari seperti Lalu Muhammad Zohri. Pelari muda yang populer sebelum Asian Games 2018 lalu.

Kamu juga suka meninju, mungkin kamu akan jadi olahragawan tinju.
Me dan Arka

Tapi kakekmu selalu ingin menjadikanmu sebagai aparat negara di TNI atau Polri.

Hehehe...ada-ada saja. Mungkin,itu adalah cita-cita kakekmu karena dia tak punya anak lelaki.

Aku masih terus memperhatikan potensimu Arka. Semoga Tuhan menunjukkan kamu jalan benar dan bisa berbakti untuk orang tua. Jangan lupa juga berbakti untuk negaramu.

Sementara itu, Aku melihat putri bungsuku, Alisha masih belum kelihatan karakter dasarnya. Ia pun setiap hari hanya reweldan berteriak-teriak tidak jelas.

Baca Juga: 

ALISHA JAUHI POLUSI



Namun, sesuatu membuat kami cukup kaget adalah suaranya Icha, sapaan Alisha, besar. Matanya tajam. Peka terhadap suara.

Dalam hati saya merasa;
Alisha ini punya kegigihan kuat. Kami berhadap dia tegas dan bekerja keras untuk cita-citanya.

Tidak hanya menjadi perempuan biasa, tapi jadi The Iron Lady.

Saya pun teringat cerita mantan perdana menteri Inggris, Margaret Tratcher.

Seorang perdana menteri wanita pertama di Inggris.

Yah! Itu cuman angan-angan saja. Tapi, aku yakin Icha akan lebih hebat lagi.

Ia adalah keturunan darah Makassar dari Aku. Punya darah Konjo atau Tiro dari bundanya.

Dari dulu orang Makassar terkenal berani, pekerja keras dan pantang menyerah.

Orang Konjo dari dulu terkenal pembuat perahu Pinisi, suku petualang dan berani.

Selain itu, kakekmu adalah keturunan Datu Tiro, seorang ulama besar.


Itulah mungkin terawanganku kepada kedua anakku ini.(*) 

Sungguminasa, Jumat (11/1/2019).

JANGAN LUPA SUBCRIBER MY CHANNEL

JANGAN LUPA FOLLOW MY INSTAGRAM!

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Kategori

Sahabat

Contact Us