Ketika Robot Ambil Alih Manusia

By Hasim Arfah - 15:19



Aku duduk di depan laptop ASUS. Ini adalah laptop karya Taiwan atau Republik Tiongkok, negara bagian dari China.

Dulu Taiwan sepengetahuanku adalah negara dagang. Sesekali Taiwan terlihat hanya sebagai negara lokasi syuting dari film-film China antara tahun 80 hingga 90-an.

Tapi, Taiwan pun sudah menjadi negara industri. Banyak sekali perangkat kita pakai hari-hari ini berasal dari negara kepulauan dengan luas 36.197 km2.

Negara-negara Asia Timur juga mulai memasuki Revolusi Industri 4.0.

Tanda-tanda revolusi ini sudah banyak terlihat melalui smartphone, penyimpanan data super besar.

Kita baru melihat beberapa contoh tentang kecerdasan buatan dan robot.

Tapi, selanjutnya, Aku melihat perkembang kecerdasan buatan dan robot akan semakin besar.

Ketika sudah produksi massal maka akan menjadi murah.

Sehingga, mereka mulai mengambil alih pekerjaan manusia.

Saat ini, smartphone sudah menggerus penggunaan jam alarm, mesik ketik, kamera, komputer hingga laptop.

Periode mendatang, pekerjaan manusia akan banyak hilang.

Saat ini saja, semua pelayanan sudah melalui mesin.

Ketika Anda ke Bandar Udara, pelayana tiket sudah melalui mesin. Bandara hanya menggunakan manusia saat pemeriksaan keamanan. Selebihnya, menggunakan robot.

Ketika robot bekerja, lalu manusia bikin apa?

Ini menjadi pekerjaan rumah untuk para manusia di masa mendatang.

Bisa saja jumlah umat manusia akan menurun drastis periode 100 tahun ke depan.

Mari memikirkan langkah taktisnya saat ini.(*)

BACA JUGA:



SUBSCRIBE MY YOUTUBE CHANNEL! 


FOLLOW MY INSTAGRAM! 

  • Share:

You Might Also Like

0 comments