China Super Power Asian Games 2018

Atlet Wushu asal Tiongkok, Qin Xinyi (tengah) meraih emas pada cabang Wushu. 


Saya tak akan membahas Pencak Silat yang begitu superior mengumpulkan 8 emas. 

Saya juga tak akan membahas bulutangkis yang banyak mengalami kekalahan. Apalagi, sepakbola yang hanya mampu bertahan hingga 16 besar.

Tapi saya akan membahas China atau Tiongkok yang begitu perkasa hingga hari ke 9 sudah bertengger di posisi pertama sejak pembukaan Asian Games di Stadiun Gelora Bung Karno.

Hingga saat ini, tak ada negara yang mampu mendekati perolehan Tiongkok atau China dalam pagelaran empat tahunan ini.

Hingga kemarin, China sudah mengumpulkan 78 emas dan itu terus bertambah hingga saat ini.

Ia membuat selisih 28 emas dari Jepang.

Bukan pesimis tapi Indonesia belum mampu untuk meraih 1/2 emas dari negara berpenduduk terbesar di dunia ini.

Menurut analisis saya, China memang menurunkan tim dan orang terbaik.

Saya rasa usaha mereka untuk menjadi yang terbaik pasti tak mudah.

Bisa saja mereka kerja dua kali, tiga kali atau berkali-kali lipat dari tim Indonesia.

Ini menjadi pekerjaan besar bahkan sangat besar untuk Indonesia ke depan.

Bukan cuman maju bertanding lantas hanya mendapatkan kalimat," dia sudah berusaha keras."

Padahal, kerja keras itu tak melihat standar tim juara.

Jadi, harus menyamakan dulu persepsi kerja keras Indonesia dengan China dan Jepang. (*)

Salam




Penikmat olahraga

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android