Malino, Anda Masih Bisa Bernafas Panjang

LANGIT. Saya berdiri dengan latar belakang langit biru dan kebun sayur di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (14/7/2018).

MALINO sudah terkenal sejak zaman Belanda. Selain kota menjadi tujuan perundingan di masa lalu dari level knegara hingga mahasiswa. 


Kota ini juga menyajikan pemandangan alam yang paripurna. 


Jadi, tak jarang jika hampir semua masyarakat yang tinggal di Kota Makassar, Kabupaten Gowa hingga Takalar memilih Malino untuk jadi tempat berlibur. 



KRISAN. Saya berdiri dengan latar belakang bunga Krisan di Rest Area Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (14/7/2018).

Masyarakat kota yang terletak pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ini pun membuat berbagai wahana permainan. 


Para perayaan Beautiful Malino pekan lalu, masyarakat tak hanya mencoba fasilitas. 


Mereka berkeliling ke berbagai tempat wisata, naik sepeda gantung dan memetik bunga Krisan. 


"Tak ada saya rasakan udara sealami dan sebersih di Malino," kata istriku, Yuyu. 


Yuyu memang sangat menyukai berakhir pekan di Kota Malino. 


Selain dapat menikmati pemandangan, dia bisa membeli sayuran dan buah segar. 


Dingin Kota Malino pun tak sama dengan dingin Air Conditioner (AC). Nafas Anda terasa ringan kala bernafas lebih panjang tanpa sesak. 


Isi karbondioksida dalam paru-paru terasa keluar semua karena ada oksigen murni yang mengganti. 


WEFIE. Saya dan Yuyu wefie bareng dengan latar belakang bunga Krisan di Rest Area Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (14/7/2018).


Rasa-rasanya, memang daerah udara murni dekat Kota Makassar hanya ada di Malino. (*)

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android