Cerita Om Fian dan Om Ical (bagian 2)

"Fian...pigi dulu beli Kue Pawa sama donat di dalam kompleks Hartaco. Mantap situ kuenya," ujar Om Ical. 



Om Ical memang sangat senior dari Om Fian.

Bahkan, Om Ical pernah bilang masih melihat Om Fian mandi-mandi hujan, tidak pakai baju dan celana.

Jadi, bayangkan saja kalau Om Ical masih melihat Om Fian tidak pakai baju dan celana.

Pasti, usianya jauh lebih senior dari Fian.

Segeralah Om Fian memakai baju, memang dirinya terlihat cukup lapar dari bibirnya yang mengering dan perutnya yang hanya terisi kopi dan kue tadi pagi.

Om Fian pun mengambil kunci motor bermerk Yamaha N Max 1 dari Om Ical.

Dia pun pergi menembus kemacetan Jl Daeng Tata Raya.

30 menit kemudian. Om Ical ngeluh.

"Dimana mi ini Fian, kenapa lama sekali," ujarnya protes.

Sehabis itu, tak lama kemudian Om Fian datang dengan sekantong putu.

"Kau disuruh beli Pawa kenapa bawa Putu, ini namanya Pawa berubah jadi Putu," katanya.

Tawa pun pecah...

Sehabis itu, pembicaraan menyerempet ke wilayah Pemilihan Wali Kota Makassar.

"Siapa kau pilih Fian?" Tanya Om Ical.

Fian pun tak menjawab spesifik.

"Biar siapa jadi, kita tetap bengkel ji," katanya.

Sehabis itu, suasana hening!

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android