Alat Perang Meliput di Perkotaan




GUYS! Menjadi jurnalis itu tak serepot kerjaan kantoran.

Meski berkemeja, jas, celana kain, bawa koper, sepatu fan toefl.

Kerja jadi jurnalis mesti mempersiapkan alat-alat praktis dan mudah di bawah dalam satu tas kecil.

Apa saja itu?

Pertama, smartphone atau tablet.
Setiap jurnalis yang bertugas di perkotaan mesti membawa kedua barang ini.

Karena setiap informasi dan berita semua diketik dan dicari dalam smartphone ini.

Spesifikasi smartphone baiknya punya kapasitas baterai besar dengan minimal 3.000 mAh.

Kemungkinan bisa tahan sekitar 8 jam dengan Internet nyala terus.

Kedua, kabel cas
Ini paling pokok dalam meliput di perkotaan. Kenapa? Jam kerja teman di perkotaan bisa melebihi 8 jam kerja.

Nah, saat sore sambil ngetik berita untuk cetak bisa sambil cas di warung kopi atau kantor.

Ketiga, kartu pers
Ini penting karena kegiatan di perkotaan itu banyak berasal dari luar daerah atau kota lain.

Kan, banyak tuh mereka kurang kenal kita jadi perlu kartu pers yang di bawah kemana-mana.

Kartu ini juga berfungsi saat ada demonstrasi. Jurnalis wajib mengalungkan di lehernya.

Di dalam tempat kartu pers ini juga sudah ada kartu nama. Sempat ada yang minta jadi bisa langsung diberikan kepada narasumber atau relasi.

Keempat, dompet
Dompet standard lah yah bagi yang ingin bepergian. Menyimpang uang, kartu debit, surat kendaraan bermotor dan SIM.

Kelima, uang recehan
Itu juga penting untuk teman-teman yang sering mobile karena banyak kan tukang parkir di setiap instansi dan warung kopi.

Jangan sampai berkelahi dengan tukang parkir lagi karena tak memberikan mereka recehan.

Keenam, kunci plus motor
Jurnalis perkotaan itu sering mobile jadi hari membawa kunci plus motor.

Biayanya murah dan bisa nyelip, cepat pula.

Ketujuh, rokok bagi yang merokok
Rokok untuk membuat suasana agak tenang.

Apalagi menulis berita itu cukup menegangkan, jadi biasanya merokok dapat menenangkan plus memberikan inspirasi.

Kedelapan, kopi
Kopi penting sebelum keluar meliput. Ini akan menjaga badan agar tetap on fire dan tidak mengantuk.

Kopi juga sering kali diplesetkan teman-teman jurnalis dengan "ketika otak perlu insipirasi".

Jadi, selamat meliput. (*)

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android