Thursday, 31 August 2017

Kurban

IBU saya mengingatkan untuk berkurban tahun ini. Setelah itu, istri saya juga kembali mengingatkan untuk berkurban.

"Nanda tidak berkurban tahun ini," ujar ibuku.

Aku pun hanya terdiam sembari melihat simpanan di dalam ATM.

Memang sih baru-baru ini, gaji sudah masuk.
Tapi, saya kemudian berpikir kembali. Tahun ini, aku ingin membayar sebuah properti.

"Tahun depan boleh ji kah Bu? Karena ada saya mau bayar ini," tanyaku.
Ibuku pun terdiam.

Akhirnya, namaku pun masuk dalam orang yang berkurban di kampung.

Ibuku tadi memasukkan namaku dalam kurban milik keluarga.

***


Itu percakapanku terkait kurban kepada Ibuku.
Selama ini memang saya kurang memperhatikan perintah Allah SWT itu. Namun, saya sudah berjanji dalam hati akan berkurban tahun depan, 2018.

Dari referensi yang selalu saya baca dalam kitab Alquraan, kurban itu ada dalam berbagai surah.

"Dirikan lah salat dan berkurbanlah," Al Kautsar:2.

Itu penggalan ayat yang selalu saya ingat. 


Baca juga:

Lalu apa hubungan antara kurban dengan hewan?

Dalam sejarah, Allah ingin menguji keimanan Ibrahim dengan mengurbankan anaknya Ismail dengan cara sembeli.

Lalu, dalam sekejap mata Allah SWT mengganti Ismail dengan domba.

Menurut saya, pelajaran yang penting dari kurban ini adalah segala sesuatu dalam hidup itu bukan milik kita.

Bahkan, kita pun adalah milik Allah SWT, sehingga apapun perintah dari sang pencipta ini maka wajib hukumnya untuk dieksekusi.

Namun, ada banyak saja cara iblis untuk menganggu. Cara paling sering yang kita rasakan adalah rasa TAKUT KEHILANGAN.

Anda dan saya paling sering merasakan itu. Kita paranoid. Kalau kita keluarkan harta ini di jalan Allah maka kita sangat takut kekurangan dan kehilangan.

Padahal, Allah telah menjamin harta yang keluar di jalan Allah akan terganti di akhirat nanti.

Akh! Saya terlalu banyak berceramah. Akhirnya saya tahu kenapa Ibu memasukkan namaku sebagai orang berkurban. (*)



Baca juga:


REVOLUSI JIHAD PUANG MAKKA




SUBSCRIBE MY CHANNEL YOUTUBE!



FOLLOW MY INSTAGRAM! 


Tuesday, 29 August 2017

Menggugat Peran Pemerintah pada Ekspose Tata dan Gebby Vesta


Baru-baru ini, dunia maya dikagetkan dengan pengakuan seorang perempuan bernama Destiara Talita. Ia melaporkan seorang Wali Kota Kendari Terpilih, Adriatma Dwi Putra .

Destiya Purna Panca alias Destiara Talita (28) menuding ADP telah melakukan pencemaran nama baik.

Laporan yang dibuat Destiara tertera dalam laporan polisi bernomor P/3733/VIII/2017/PMJ/Dit.Reskrimum Tanggal 08 Agustus 2017.

Destiara mengungkapkan Adriatma berjanji menikahi Destiya, walaupun hanya secara siri agar hubungan mereka bisa halal.

Terlebih, mereka sering melakukan hubungan layaknya pasangan suami dan istri, termasuk di Marina Bay Sands Hotel, Singapura.

Diduga pada pertengahan Juli 2017 lah mereka di Marina Bay Sands Hotel berdasarkan foto di-posting Destiya pada akunnya pada Instagram @destiara_talita.



A post shared by Tata (@destiara_talita) on

Pengakuannya pun menjadi heboh, media mainstream pun “melahap” habis pengakuan Tata, sapaan Destiara.

Selain itu, DJ perempuan, Gebby Vesta sedang menjadi sorotan publik usai blak-blakan soal dirinya pernah berhubungan intim dengan aktor asal India, Vishal Karwal.


Dikirimin banyak banget berita tentang gue, hampir smua media cetak dan media online di Indonesia bahkan Singapore n Malaysia memuat berita tentang gue, sampai banyak akun gosip di IG n dukun palsu di IG cari panggung atas sensasi gue biar pada banyak yg Follow 😂😂 agak miris aja sih yg gk bisa bikin sensasi meledak kaya gue terus cari panggung n tebar fitnah, untung gue orangnya enjoy n cuek, bodo amat orang mau bilang apa yg penting gue Happy n banyak duit masuk 😝😝 dari Kemaren HP gue berdering terus sama orang media yg ngajak wawancara, pihak TV yg mau liputan, cuma sayangnya gue tolak2in karna sensasi gue real bukan mau cari sensasi numpang tenar, gue lebih tenar kali di Indonesia dari si aktor 😂😂 pada liat deh follower gue udah mau 400K aja 🐛🐛 gue berharap kalian terus buat berita n gosip tentang gue biar follower gue makin naik dan job endorse n show gue makin banyak 😂😂 "BAD NEWS is GOOD NEWS" 💃💃 (lebih baik berita gue yg bongkar aib gue sendiri dari pada gosip sebelah nutupin aib dengan agama tapi di bongkar satu persatu sama Allah) eeeiiimmm... cucoook hebooong ulallaaaa croooot didalam 🤣🤣🤣
A post shared by GEBBY VESTA (@gebby.vesta_) on

Lalu mengapa Tata dan Gebby begitu terbuka mengungkap hal memalukan, melanggar norma agama dan sosial. Aneh!

Nampaknya fenomena ini menjadi sebuah tanda dunia ini sangat terbuka hingga hal intim pun tak masalah jika diumbar ke depan publik, ada apa?


Apakah pemerintah kita tak memberikan mereka sebuah peringatan. Apakah pemerintah tak punya regulasi untuk mengatur bahwa informasi ini membahayakan bagi masyarakat terlebih generasi Millenials.

Bacaan tak punya manfaat kepada pembaca kecuali hanya rating untuk media mainstream.

Ketika saya yang masih membaca tentu bisa membedakan hal itu adalah negatif. Bagaimana dengan anak kita yang bermain dengan gadget-nya di dalam kamar?

Apakah yang mereka pikirkan ketika melihat berita Tata dan Gebby? Tak ada yang menjamin anak-anak bakal berpikir sama dengan orang dewasa.


Jangan sampai mereka menganggap gaya dan cara Tata dan Gebby adalah pantas. Mengerikan!

Dunia kita saat ini penuh dengan spam! Informasi negatif begitu mudah masuk ke celah-celah pemikiran anak-anak kita.

Pemerintah mesti membuat sebuah regulasi yang mampu mengatur lalu lintas informasi liar, tak pantas dan cenderung negatif. (*)



SUBSCRIBE MY CHANNEL YOUTUBE!





FOLLOW MY INSTAGRAM! 



Sunday, 27 August 2017

Ketimpangan!

Dua orang terkaya dunia, Bill Gates dan Mark Zuckerberg membuat pernyataan yang ingin menggugah para pemerintah dan orang kaya pada wisuda Harvard University. 

Ketimpangan atau gini ratio adalah kesenjangan antara golongan miskin dan kaya.


Bill Gates menyampaikan hal ini pada 2007. Hal ini beberapa kali dia ulangi selama beberapa kali pada pidato singkatnya sepanjang 26 menit. 



"Saya punya penyesalan besar saat meninggalkan Harvard tanpa kesadaran nyata akan kesenjangan yang mengerikan di dunia, kesenjangan yang tinggi antara kesehatan dan kekayaan serta peluang yang membuat jutaan orang hidup dalam keputusasaan. Penemuan dan kemajuan manusia mesti mengurangi ketimpangan."Bill Gates

Sedangkan Mark Zuckerberg menyatakan adanya ketimpangan pada wisuda Harvard University Mei 2017. 



“Tapi sekarang ini, kita memiliki tingkat ketimpangan (ekonomi) yang berdampak buruk bagi semua pihak. Bila seseorang tidak memiliki kesempatan untuk menjalankan idenya dan mengubahnya menjadi perusahaan yang sangat besar, kita semua yang akan rugi. Saat ini, masyarakat terlalu mengapresiasi kesuksesan, sehingga kita nggak banyak berbuat sesuatu supaya orang lain memiliki kesempatan.


Saat ini, masyarakat terlalu mengapresiasi kesuksesan, sehingga kita nggak banyak berbuat sesuatu supaya orang lain memiliki kesempatan.” Mark Zuckerberg




Tentu, Mark dan Bill mempunyai alasan karena dia sudah melakukan perjalanan ke berbagai pelosok dunia. 

Pernyataan ini sangat logis setelah melihat berbagai data tentang ketimpangan di dunia (lihat grafis). 


https://drive.google.com/drive/my-drive


Ketimpangan menjadi trending topic selama ini karena sangat tak adil. Lalu apakah ketimpangan itu adalah bentuk kesalahan sistem atau pribadi?

Menurut saya, ketimpangan terjadi hasil dari masyarakat tak terdidik dan tak adaktif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, regulasi juga tak menguntungkan untuk golongan miskin.

Namun, selama ini ketimpangan hanya dilihat dari sudut pandang ekonomi, kaya atau miskin.

Butuh sebuah parameter baru untuk mengukur masalah rasa bahagia dan kepuasan dari masyarakat.

Sehingga, tercipta sebuah tatanan masyarakat yang diterima oleh semua pihak. (*)

Mengapa Ichsan YL-Nurdin Halid Konflik?



Pakar Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, Dr Syarifuddin Jurdi mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan gerbong Ichsan Yasin Limpo dan Nurdin Halid konflik.

Apa saja analisan Dr Syarifuddin, berikut videonya!


Friday, 25 August 2017

Membaca Pesan Mark Zuckerberg untuk Generasi Millenials

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10103818114983761&set=pb.4.-2207520000.1503652405.&type=3&theater
Mark Zuckerberg


PENDIRI Facebook, Dr Mark Zuckerberg menggugah para generasi millenials pada wisuda mahasiswa di Harvard University, Mei 2017.

Beberapa pesan paling berkesan tentu dengan ajakan Mark untuk menjadi relawan dan berpikir logis.



“Hari ini kita menghabiskan 50x lebih banyak merawat orang yang sakit daripada kita menghabiskan waktu untuk mencari pengobatan sehingga orang tidak sakit terlebih dahulu. Itu tidak masuk akal.”

“Bagaimana cara memodernisasi demokrasi sehingga setiap orang bisa memilih secara online, dan mempersonalisasi pendidikan sehingga setiap orang bisa belajar?”

Jadi, Mark mengajak kepada generasi saat ini untuk memperbaiki tujuan, tidak hanya sematam-mata kemajuan. 


                              
Mark juga menegaskan hari ini, kita memiliki tingkat ketidaksetaraan kekayaan yang menyakitkan semua orang.

Sehingga, dia pun meminta kepada generasi Millenials untuk mengejar mimpinya denga kerja keras dan cerdas.

Kapan itu? Mark meminta kepada siapapun untuk memulai saat ini.

Ide yang besar ketika tanpa dimulai maka tak ada ada gunanya. Meskipun itu ide kecil maka akan membuat perubahan.

Ia pun meminta kepada siapapun yang berada di level tinggi untuk membantu manusia lainnya dengan menjadi seorang relawan. Ia pun menceritakan masanya menjadi seorang pengajar kelas wirausah di Boys and Girls club.

Sehingga, dalam pesan terakhirnya, dia meminta generasi masa kini untuk mengakhiri kemiskinan, mencegah perubahan iklim, menjadi generasi peduli antar sesama. (*)


Baca Juga: 

AHMAD DAHLAN


Saturday, 5 August 2017

Firasat dr Ryan Thamrin sebelum Meninggal Dunia



Ryan Thamrin, pendiri dr Oz Indonesia, pun menghembuskan nafas terakhir, Jumat (2/8/2017).

Ia pun mengupload beberapa kalimat dan potongan ayat ke akun instagramnya, @drryanthamrin_asli. 

Apa saja ungkapan dr Ryan sebelum meninggal, saksikan videonya!

Friday, 4 August 2017

Enjoy Malino




MALINO masih menjadi objek wisata menarik. Predikat itu bukan cuman isapan jempol belaka.

Masih banyak spot belum populer sehingga travelers hanya terpaku di air terjun atau kebun teh.


DAM Dahara Malino 



Ada spot menarik bernama Jembatan Merah Karaeng Lompo di Desa Daraha, Malino, Gowa.


Jembatan ini melintang di atas sungai dengan ketinggian kira 30 meter. Jembatan ini terbuat dari rangkaian besi dengan papan.

Lokasinya berada di sebelah timur Air Terjun Takapala. Mari liat video selengkapnya!

Tuesday, 1 August 2017

Ahmad Dahlan



SAYA kira-kira mengenal nama Ahmad Dahlan ketika duduk di taman kanak-kanak (TK) Aisiyah di dekat rumah.

Kala itu, guru memperkenalkan sosok ulama kharismatik ini sebagai pendiri organisasi masyarakat, Muhammadiyah.

Selebihnya tak banyak yang saya ingat dari perkenalan pertama saya dengan Ahmad Dahlan.
***
Ahmad Dahlan bisa menjadi salah satu orang berpengaruh sepanjang negara dan bangsa ini berdiri. Dia membuat sebuah organisasi dengan anggota aktif sampai saat ini sebesar 50 juta jiwa.

Amal usaha muhammadiyah (sumber: http://www.muhammadiyah.or.id), TK/TPQ (4.623 buah), Sekolah Dasar (SD)/MI (2.252 buah), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/MTs (1.111 buah), SMA/SMK/MA (1.291 buah), pondok pesantren (67 buah) Perguruan tinggi (171 buah), Rumah sakit (2.119 buah), panti asuhan (318 buah), panti jompo (54 buah), rehabilitasi cacat (82 buah), sekolah luar biasa (71 buah), masjid (6.118 buah), musholla (5.080) dan tanah (20.945.504 meter persegi).   

Sehingga, betul lah sebuah candaan dari teman-teman di muhammadiyah. Negara ini tak akan runtuh ketika Muhammadiyah masih berdiri tegar.

Ahmad Dahlan mananamkan sebuah nilai pokok yakni berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari) dan Mandiri. Itu yang menjadi pokok pemikiran dalam organisasi ini hingga saat ini. 

Hari ini, (1 Agustus 2017) Muhammad Darwis alias Ahmad Dahlan milad ke 149. Sang pencerah mesti sudah mangkat namun ajarannya masih abadi. Semoga Allah menerima kebaikan dan mengampuni dosa kiyai. (*)