Astagafirullah! Eropa Akui Transgender

Negara yang memberikan kewajiban untuk mengubah jenis kelamin terlebih dahulu (warna orange), warna cokelat tak mengizinkan trasgender sedangkan warna biru tak mewajibkan untukmengubah jenis kelamin secara total.



Beberapa negara eropa memberikan ruang kepada kamu transgender dalam negaranya.
Pengakuan paling banyak berada di Eropa Barat. Negara-negara ini memberikan jalan untuk hak transgender.

Menurut,  Trans Rights Europe Map & Index 2016 bekerja sama dengan  International Lesbian, Gay, Bisexual, Trans and Intersex Association (ILGA), menerbitakan Indeks tahunan yang mencerminkan berkembang kepastian hukum hukum bagi transgender di Eropa.

Amnesty International memperkirakan sebanyak 1,5 juta orang di seluruh Eropa yang transgender.

Indeks ini menyoroti berbagai langkah yang diambil di bagian Eropa untuk melindungi dan meningkatkan hak-hak orang transgender.

Tahun lalu, misalnya, Malta membuat sejarah dengan meloloskan undang-undang baru yang diberlakukan kebijakan sekolah baru untuk trans dan interseks siswa.

Pada 2015, Irlandia memungkinkan orang di atas usia 18 untuk menentukan jenis kelamin hukum mereka sendiri.
Denmark juga beralih ke model penentuan nasib sendiri. Banyak negara-negara Eropa sedang mempertimbangkan mengadopsi model yang sama seperti Swedia, Perancis, Belgia, Finlandia, Yunani, Jerman dan Norwegia. 


Namun tak mudah untuk menjadi transgender, 24 negara ditandai dengan warna orange (lihat peta), transgender diminta untuk menjalani operasi pengangkatan genital dan sterilisasi sebelum mereka secara hukum dapat mengubah gender. (*)
(*)




 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android