Saturday, 25 June 2016

8 Keterampilan Digital untuk Anak-anak

Dampak sosial dan ekonomi dari teknologi tersebar begitu luas dan cepat.

Kecepatan dan volume informasi telah meningkat secara tanpa kendali.

Para ahli memprediksi bahwa 90 persen dari seluruh penduduk akan terhubung ke internet dalam waktu 10 tahun.

Dengan internet maka dunia digital dan fisik akan segera bergabung.

Sangat menarik namun menciptakan ketidakpastian.

Dan anak-anak kita di tengah perubahan dinamis ini.

Anak-anak menggunakan teknologi digital dalam waktu cukup lama.

Mereka menghabiskan rata-rata tujuh jam sehari di depan layar televisi, komputer, smartphone dan berbagai perangkat digital.

Ini lebih dari waktu yang dihabiskan anak dengan orang tua mereka atau di sekolah.

Dengan demikian, dunia digila dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan dan kesejahteraan.

Apa konten digital yang mereka konsumsi? Apa yang mereke temui secara online? Berapa banyak waktu yang mereka habiskan di layar?

Semua faktor ini akan sangat mempengaruhi pembangunan secara keseluruhan anak-anak.

***

Dunia digital adalah hamparan luas pembelajaran dan hiburan.

Tapi dunia digital menjadi ancaman bagi anak-anak.

Mereka bisa kena cyberbullying, kecanduan teknologi, konten cabul dan kekerasan, radikalisasi, penipuan dan pencurian data.

Masalahnya juga terletak pada pemerintah karena lambat membuat kebijakan untuk melindungi anak-anak.

Jadi bagaimana cara melindungi anak-anak dari dunia digital?

Menurut Digital intelligence or “DQ” , himpunan kemampuan sosial, emosional dan kognitif yang memungkinkan individu untuk menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan tuntutan kehidupan digital.

Anak-anak mesti punya kemampuan, yakni kita bagi menjadi delapan bidang yang saling berhubungan:

1.identitas digital: Kemampuan untuk membuat dan mengelola identitas dan reputasi online seseorang. Ini termasuk kesadaran seseorang pengguna online untuk mengatur manajemen jangka pendek dan jangka 

2.Penggunaan digital: Kemampuan menyeimbangkan antara kehidupan online dan offline.

3.Keselamatan digital: Kemampuan untuk mengelola risiko secara online (mis cyberbullying, dandan, radikalisasi) serta konten bermasalah (misalnya kekerasan dan cabul).

4.Keamanan digital: Kemampuan untuk mendeteksi ancaman cyber (mis hacking, penipuan, malware), untuk memahami praktik terbaik dan menggunakan alat-alat keamanan yang cocok untuk melindungi data.

5.kecerdasan emosional digital: Kemampuan untuk menjaga empati dan membangun hubungan baik dengan orang lain secara online.

6.komunikasi digital: Kemampuan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan orang lain menggunakan teknologi digital dan media.

7.melek digital: Kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, berbagi konten dan kompetensi.

8. hak digital: Kemampuan untuk memahami dan menjunjung tinggi hak-hak pribadi dan hukum, termasuk hak untuk privasi, kekayaan intelektual, kebebasan berbicara dan perlindungan dari heaters. (*)

Tuesday, 14 June 2016

Mengapa Negara Islam Miskin

 
Kira-kira sepertiga dari mereka yang menderita kemiskinan ekstrim di seluruh dunia hidup di negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Parahnya lagi, kurang dari setengah dari penduduk tak memiliki akses ke sanitasi. Empat persen bayi yang lahir di negara-negara ini mati sebelum mereka mencapai usia lima tahun.

Sederhananya, meskipun potensi besar, banyak negara OKI telah berjuang untuk mencapai pembangunan berbasis luas namun selalu kandas.

Bagi banyak negara yang mempunyai sumber daya alam melimpah namun banyak bangsa lain yang justru jadi pekerja, kepemimpinan mereka lemah dan organisasi ambur adul.

Sebanyak 71 persen dari 125 juta orang terkena dampak konflik dan bencana alam berada di negara-negara OKI. Anggaran negara mereka sangat tidak stabil.

Namun, anehnya negara-negara OKI tak saling terkait secara massif dari segi keuangan dan perbankan.

Padahal, ini adalah sala satu kunci untuk negara-negara OKI untuk saling membantu pembangunan di negara yang miskin.

Sehingga, ketimpangan antar negara bisa cepat teratasi. Itu bisa terjadi jika keuangan Islam digunakan secara maksimal.

Keuangan Islam memiliki keunggulan dari keuangan konvensional.

Larangan yang menarik bunga adalah salah satu plus negara ini.

Pendekatan terhadap bagi hasil, menambahkan stabilitas sektor keuangan.

Sistem keuangan Islam juga dapat meningkatkan inklusi keuangan, karena menggabungkan orang-orang kesamaan budaya atau agama.

Ini mungkin salah satu alasan mengapa keuangan Islam telah berkembang pada 10-12 persen per tahun selama dekade terakhir atau lebih.

Kelompok Bank Dunia bekerja sama dengan mitra untuk membantu mewujudkan reformasi ini.

Bank Dunia Treasury telah mengeluarkan berbagai instrumen keuangan Islam, termasuk dua Sukuk (obligasi), yang telah mengumpulkan $ 700 juta.

Teknologi baru dapat memainkan peran penting dalam membuat sistem keuangan yang lebih inklusif, terutama untuk kelompok yang menghadapi hambatan yang lebih besar untuk mengakses.

Sebagai contoh, sekitar 90 persen dari pengungsi Suriah memiliki akses ke ponsel pintar, di mana mereka bisa mengakses layanan keuangan.

Upaya harus dilakukan untuk memastikan bahwa kami membuat sebagian besar teknologi tersebut. (*)

Sunday, 12 June 2016

Antara Jokowi dan Dian Sastro

Dunia tak seserius yang kita duga. Inilah fakta saat ini. 

Anak muda atau generasi Z tak berminat lagi membicarakan masalah serius seperti bangsa, perang dan politik. 


Mengapa? tak ada yang tahu. Mungkin anak muda saat ini tak mau konflik. Atau justru mereka anggap hal itu adalah pekerjaan sia-sia saja, entahlah. 

Jika Anda tak percaya maka bukalah akun instagram Presiden Joko Widodo @jokowi yang rajin memposting kegiatan negara Indonesia. Lihat followers-nya, lihat berapa yang like. 

Jokowi punya posting 111 dengan pengikut 788 ribu. 

Sangat jauh dari suara real Presiden Jokowi pada Pilpres 2014 dengan 70.997.851 suara (53,15 persen).



Tapi, bukalah akun Instagram Dian Sastro @therealdisastr, dia adalah seorang aktris. Namanya pertama kali melejit saat membintangi Film Ada Apa dengan Cinta awal milenia ini. 

Dia punya pengikut sekitar 3,8 juta pengguna akun instagram. 

Bayangkan saudara, Dian hanya mengupload sebuah tas berwarna kuning dengan gambar kelinci sudah ada 12 ribu yang like. 

Dian sebelumnya mengupload fotonya berhijab sudah ada 26 ribu yang suka. 

Presiden Jokowi mengupload foto Grounbreaking PLTU Lontar di Tangerang, Banten, dengan kapasitas 315 MW hanya mendapatkan like 17 ribu. 

Padahal, kepentingan PLTU ini sangat penting untuk masyarakat di Banten.

Ada apa dengan masyarakat kita? tapi inilah gambaran masa kini. Inilah fakta dunia yang semakin maju ini! (*)


Agus Arifin Nu'mang Tak Mau Ketinggalan Kereta

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang (kanan) salam komando dengan Burhanuddin Andi (kiri)

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang tak mau ketinggalan kereta untuk mendapatkan panggung Sulsel. 

Meski tak intens mengejar Partai Golkar dalam Musyawarah daerah (Musda) DPD I Parta Golkar ini, ia tetap menjaling komunikasi intens dengan bakal calon gubernur. 

Ia pun bertemu dengan Koordinator Staf Ahli Kapolri Irjen Jenderal Pol Burhanuddin Andi pada acara buka puasa PDIP Sulsel di Sekretariat PDIP Sulsel, Jl Gunung Bawakaraeng, Makassar, Sulsel, Minggu (12/6/2016). 
 
Beberapa elit PDIP meminta mereka untuk salam komando. 

Ketua PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri pun langsung memegang bahu mereka.
Apakah ini tanda mereka sudah berkomitmen? 
 
Rivai Ras dan Agus Arifin Nu'mang
Mereka tak banyak berbicara terkait suksesi Pemilihan Gubernur Sulsel 2018 mendatang.
PDIP Sulsel juga menggelar dialog kebangsaan dengan tema" “Pancasila adalah Tujuan Bersama”

Ia juga menyempatkan berkomunikasi dengan Rivai Ras dalam acara dengan anak panti asuhan. 

Nampaknya, Agus membuat juga kaolisi besar menuju Pilgub 2018. (*)

 

Panggung Ichsan Yasin Limpo

Nampaknya Bendahara Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Ichsan Yasin Limpo menunjukkan sinyal untuk maju bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel. 

Ia pun mengundang buka puasa bersama dengan pengurus Golkar se Sulsel di Restoran Sunachi, Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Minggu (12/6/2016). 
 
Terlihat Ichsan nampak asyik ngobrol dengan Ketua DPD II diantaranya, Arifin Djunaid (Ketua DPD II Golkar Luwu Utara), Hatta Marakarma (Luwu Timur), Abdi Baramuli (Pinrang), Husain Rasul (Maros), Syahril Wahab (Selayar), Natsir Ibrahim (Takalar), Syamsu Marling (Sekretaris DPD II Golkar Barru) dan Haris Yasin Limpo (Ketua Harian DPD II Golkar Makassar).

Ichsan Yasin Limpo buka puasa bersama dengan ketua DPD II di
Restoran Sunachi, Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Minggu (12/6/2016).






Tak hanya itu, adik bungsunya Irman Yasin Limpo juga hadir. 
Apakah ini bukti Ichsan akan mengambil alih tampuk kepemimpinan Partai Golkar dari tangan Syahrul Yasin Limpo, kakaknya. 

Meski sebagian ketua DPD II masih ingin Syahrul Yasin Limpo memimpin Partai Golkar namun keinginan DPP Partai Golkar condong ke Ichsan. 

Alasannya yakni hanya Ichsan yang tak melawan Setya Novanto dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Bali. 

Ichsan berhasil mengalihkan dukungan Partai Golkar ke Adnan Purichta pada Pilkada Gowa 2015 lalu. 

Nurdin Halid dan Idrus Marham sebagai 'aktor' pengalihan dukungan dari pasangan Sjahrir Daeng Jarung-Anwar Usman dan Tenri Olle YL-Hairil Muin. (*)


Saturday, 11 June 2016

Wah! Ini Pekerjaan 35 Tahun Mendatang

Pada Tahun 2035, beberapa pekerjaan membutuhkan kecakapan dalam hal teknologi.

Laporan CSIRO (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation), menguraikan pekerjaan potensial di 2035 adalah dampak dari Revolusi Industri Keempat (Industri 4.0).
 

Dunia bisnis beradaptasi dengan timbulnya Revolusi Industri Keempat.

Sehingga akan menuntut keterampilan yang lebih tinggi.

Perubahan demografis dan teknologi akan memunculkan sebuah pemikiran kendaraan tak berawak. Ini membutuhkan operator jarak jauh.

Pekerjaan seperti pilot, kapten kapal dan driver sisa duduk di kantor. Mereka hanya mengendalikan kendaraan dari jarak ribuan kilometer.

Selain itu, ke depan perlu juga petugas kesehatan pribadi.

Para pekerja ini mesti mempunyai keterampilan hebat dan kemampuan untuk memahami kesehatan dan jejak rekam kesehatan seseorang.

Mereka bertugas membantu klien menghindari penyakit kronis. Membantuk meningkatkan fungsi kognitif, mencapai kesehatan mental lebih baik dan mencapai gaya hidup sehat.

Meningkatnya risiko kejahatan cyber akan menghadirkkan profesi baru sebagai konsultan IT. 

Para profesional ini akan memberikan perlindungan dan dukungan pada kegiatan online dan IT klien.
Selain itu, kebutuhan akan data setiap klien membutuhkan seorang dengan profesi analis big data. 

Penduduk dunia saat ini menciptakan sebanyak 2,5 triliun byte data per tahun. Itu karena Pertumbuhan pengguna Internet terus meningkat. Orang-orang lebih ingin menyimpan datanya di bank data.

Namun, apapun itu pekerjaan yang paling penting yakni mampu kreatif dan negosiasi. (*)

Friday, 10 June 2016

Mengapa Google Bisa Besar, Ini Rahasianya !



Perusahaan Google telah mengubah muka dunia selama hampir dua dekade terakhir. 
 
Setiap tahun Google justru terus tumbuh menjadi perusahaan teknologi terbesar.
Lalu apa rahasianya? 

People Analytics at Google, Brian Welle mengungkapkan bahwa supaya tim kuat maka manager perlu; 

1.pelatih baik;2.memberdayakan tim dan tidak micromanage;
3.mengungkapkan minat anggota tim untuk sukses dan kesejahteraan
4.berorientasi pada hasil ;
5.komunikator yang baik - mendengarkan dan informasi saham
6.membantu pengembangan karir anggota tim
7.memiliki visi yang jelas dan strategi untuk tim
8.memiliki keterampilan teknis utama.

What Is Industri 4.0?


Vendor Samsung membuat industri teknologi digital berkembang pesat
Saat ini dunia telah burubah? Penemuan iPhone dan Android pada awal milenia telah mengubah muka dunia ini. 

Awal dekade ini muncul nama-nama seperti Sergey Brain, Larry Page, Mark Zuckeberg dan Steve Jobs.

Merekalah motor penggerak perubahan selama ini. 

Itu juga mengubah industri masa kini. 


Jika dulu industri paling berharga yakni masalah pertambangan dan minyak, kini tak lagi ada bentuk industri baru yakni teknologi digitalisasi.


Industri yang selama ini hanya menjadi pelengkap justru tumbuh menjadi pasar yang sangat menguntungkan. Harga saham Apple sebagai vendor iPhone dan Samsung sebagai vendor Android terus tumbuh. 


Sehingga ahli dan pakar ekenomi menyebut industri teknologi digital sebagai Industri 4.0. (*)