"Semoga Allah Membalas Mereka"



Nenek Dg Pati meninggal dunia di Ruangan ICU RS Stella Maris Makassar, Jl Datuk Museng, Makassar, Kamis (28/5/2015) sehabis isya. 

Nenek Sekarat Ditolak RS Dadi Pemprov Sulsel

"Semoga Allah Membalas Mereka"


Warga Jl Kancil Kelurahan Mamajang Luar, Dg Pati ditolak penjaga ICU RS Dadi Pemprov Sulsel dengan alasan kehabisan kamar.
Kisah ini bermula ketika, Dg Pati tergulai lemah sesaat setelah melakukan salat Isya, Minggu (24/5) malam.

Sontak, membuat seisi rumah kaget. Dg Pati pun langsung dibawa ke rumah sakit yang hanya berjarak 800 meter dari rumahnya.

"Bu, panggil cepat adik, nenek pingsang," kata Cucu Dg Pati, Imran sembari menelpon kerabat yang punya mobil.

Tiga puluh menit berlalu, mobil pun sampai ke kediamannya.

"Cepak naikkan nenek. Kita harus cepat sampai ke rumah sakit, kita di Rumah Sakit Dadi saja supaya cepat bisa ditangani," lanjut Imran.

Mobil yang membawa Dg Pati pun sampai ke ICU RS Dadi Pemprov Sulsel. Belum sempat Dg Pati turun dari mobil itu, suster pun melayangkan kata penolakan.

"Nenek saya ditolak mentah-mentah dengan alasan tak punya kamar. Baru di mobil tapi kita sudah ditolak," kata cucu Dg Pati, Imran, Senin (25/5).

Meski sempat marah, Imran berserta sanak keluarganya hanya menelan ludah.

"Mau apa kita pale ini, kita hanya masyarakat biasa. Kita bukan Keluarga pejabata kodong, semoga Allah yang membalas perbuatan mereka," katanya.

Akhirnya, Imran pun melarikan neneknya yang sudah sekarat ke Rumah Sakit Stella Maris.

"Nenak sekarat tak bisa ngapain-ngapain lagi di Ruang ICU Stella Maris, kata dokter mereka tak bisa berbuat apa-apa karena pembulu darahnya pecah di otak," katanya.

Kadis Kesehatan Sulsel, dr Rahmat Latief mengatakan untuk urusan RS Dadi Pemprov Sulsel tak masuk dalam bagian dinas kesehatan.

"Bukan saya itu ndik, pak Sekda atau Ibu direktur kita tanya," kata Rahmat sembari menutup telpon.


Empat hari kemudian, Nenek Dg Pati meninggal dunia di Ruangan ICU RS Stella Maris Makassar, Jl Datuk Museng, Makassar, Kamis (28/5/2015) sehabis isya.
Dg Pati mangkat setelah empat hari koma di rumah sakit Stella Maris.
Lima hari lalu Nenek Dg Pati mendapatkan penolakan dari pegawaiRS Dadi Pemprov Sulsel dengan alasan kehabisan kamar
"Sudah meninggal nenek, beliau meninggal setelah kita jenguk," kata Cucu Dg Pati, Imran Mahmud via telpon.
Tribun sempat menjenguk nenek Dg Pati sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Kondisi nenek ini memang terus menurun, tak bisa ngapa-ngapain. Kondisinya terus menurun," kata suster yang menjaga kondisi Dg Pati.(*)

sumber: Tribun-Timur

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android