31 Desember

Hari ini, 31 Desember, adalah tanggal dan bulan paling buntut di tahun masehi. Masa berakhirnya VOC di tanah nusantara, Uni Soviet dibubarkan. Hari ini juga rakyat Indonesia berduka terhadap malam tahun baru 2002 di Bali. Amrozi cs, yang diduga dalangnya, meledakkan bom di malam tahun baru. Akibatnya malam pergantian tahun di tanah dewata menjadi malam kelam, mencekam, dan yang paling buruk untuk dikenang.

Namun tanggal ini juga menjadi kelahiran manager Manchester United (MU) sir Alex Ferguson dan penyanyi rap tenar asal Korea Selatan, Psy. Tak ada yang bisa menyangsikan prestasi mereka berdua. Alex Ferguson telah menangani MU sejak 1986. Sudah puluhan prestasi ia berikan kepada klubnya. Psy telah mengguncang dunia dengan lagu dan tarian Gangnam Style.

Hari ini juga saya lahir di sebuah desa kecil bernama Bissoloro, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dua puluh tiga tahun lalu.

Selama dua puluh tiga tahun berkarir di dunia ini hampir tak ada berbeda. Hanya bertambah tua, masih sifat yang sama, pekerjaan yang sama tahun lalu, mahasiswa dan layouter. Saya menyadari potensi dalam diri ingin terus meluap, bergejolak.

Akhirnya dari sekian stagnan hidup selama 22 tahun di penghujung tahun ini ada secercah keberhasilan. Saya dapat menyelesaikan sidang proposal sebagai syarat untuk skripsi. Dapat membuat lebih dari 20 tulisan dalam dua bulan. Dapat membuat novel yang kelanjutan kisahnya ada yang menantikan. Masih dapat menghasilkan uang sendiri dengan bekerja. Tak buruk. Tapi masih perlu resolusi pada tahun selanjutnya. Perbaikan masih perlu. Jangan cepat puas.

Tahun depan pasti lebih sulit. Tantangan makin besar. Jadi mesti menambah kapasitas diri baik pengetahuan dan mental. Apalagi persaingan untuk mencari pekerjaan makin sengit.

Selanjutnya aktivitas mahasiswa masih berlanjut. Insya allah tahun 2013 selesai. Aktivitas menjadi seorang pekerja media mudah-mudahan masih berjalan. Menulis untuk kebaikan  harus terus berlanjut. Kedekatan dengan Tuhan mesti lebih intens dan khusuk. Tahun 2012 sebagai muslim, Saya anggap belum memenuhi standar untuk menjadi hamba Allah yang beriman dan bertakwa. Tahun 2013 Saya mesti membuat suatu prestasi. Saya ingin membuat sebuah novel yang dibukukan. I want to improve my quality of life. Tapi Saya juga ingin mempertahankan kesederhanaan hidup. Tak mau terjerumus ke dalam hegemoni kesenangan tak bermakna.Hanya sesaat. (*)

 

My Friends

Twitter Updates

Soundofmind in Android